#

RSI Siti Aisyah Madiun Jadi Rujukan Studi Tiru Layanan StemCell dan secretome , Terima Kunjungan RS Muhammadiyah Jombang

Marjoko   19 Juni 2026

Madiun,18 Juni 2026 – RSI Siti Aisyah Madiun kembali mendapat kepercayaan sebagai rumah sakit rujukan studi tiru layanan stem cell dan secretome, Hari ini, Rabu 17 Juni 2026, RSI Siti Aisyah Madiun menerima kunjungan tim dari RS Muhammadiyah Jombang untuk berdiskusi dan belajar langsung terkait pengembangan layanan tersebut.

Keberhasilan RSI Siti Aisyah Madiun dalam mengelola layanan Stem Cell dan Secretome kini bukan lagi rahasia di dunia medis tanah air. Hingga hari ini, RSI Siti Aisyah Madiun tercatat telah menjadi rumah sakit rujukan studi tiru untuk ke-3 kalinya bagi rumah sakit lain yang ingin mendalami teknologi sel punca. Fakta ini membuktikan bahwa kualitas, regulasi, dan implementasi klinis di rumah sakit ini telah diakui secara luas.

Rombongan RS Muhammadiyah Jombang yang dipimpin oleh dr. Iwan H., M.Kes. disambut langsung oleh jajaran direksi dan tim medis RSI Siti Aisyah Madiun di Gedung Mas Mansyur Lantai 3.

Dalam sambutannya, dr. Iwan H., M.Kes. menyampaikan maksud kedatangan timnya untuk belajar dari pengalaman RSI Siti Aisyah Madiun yang dinilai telah lebih dulu sukses mengembangkan layanan stem cell dan secretome. "Pepatah mengatakan 'menjaring ikan nanti kita akan ambil'. Kami datang untuk mengamati, meniru, dan memodifikasi apa yang sudah berhasil dijalankan di RSI Siti Aisyah Madiun. Mohon izin tim kami dari Jombang untuk bisa hospital tour ke layanan unggulan di sini," ujar dr. Iwan.

Direktur RSI Siti Aisyah Madiun dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua, menyambut baik kunjungan tersebut, Ia memperkenalkan tim RSI yang terlibat dalam pengembangan layanan stem cell, mulai dari dokter spesialis, tim laboratorium, hingga perawat dan tim Humas.

Dalam sesi sharing, dr. Donna berbagi kunci keberhasilan rintisan layanan stem cell di RSI Siti Aisyah Madiun. "Yang paling penting ada 3 hal: pertama semangat tim, kedua punya target yang jelas untuk pasien dan pendapatan, dan yang terpenting bergerak dulu. Jangan menunggu sempurna, karena program akan tercapai seiring kita berjalan dan terus berbenah," tegas dr. Donna.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh dr. Alifa yang memaparkan perjalanan layanan stem cell di RSI Siti Aisyah Madiun dari awal rintisan hingga berkembang seperti saat ini. Berdasarkan grafik data tahun 2026, layanan secretome telah melayani ratusan pasien, dengan 3 pasien menjalani terapi stem cell. Hospital tour ke unit layanan stem cell dan secretome menjadi agenda penutup kunjungan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi hospital tour yang dipandu langsung oleh tim medis RSI Siti Aisyah Madiun, menyisir setiap sudut fasilitas stem cell guna memberikan gambaran operasional yang komprehensif bagi para tamu.

Menutup rangkaian sesi diskusi, perwakilan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang menyampaikan rasa terima kasih dan hormat yang sebesar-besarnya atas keterbukaan RSI Siti Aisyah Madiun. MPKU Jombang berharap transfer ilmu ini dapat segera diakselerasi agar RS Muhammadiyah Jombang bisa segera menyusul dalam menghadirkan layanan kesehatan modern berbasis regeneratif bagi masyarakat luas.(MJK)